- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Museum PETA
- Kabupaten Bandung
- Kabupaten Bandung Barat
- Kabupaten Bekasi
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Ciamis
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Cirebon
- Kabupaten Garut
- Kabupaten Indramayu
- Kabupaten Karawang
- Kabupaten Kuningan
- Kabupaten Majalengka
- Kabupaten Purwakarta
- Kabupaten Subang
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten Sumedang
- Kabupaten Tasikmalaya
- Kota Bandung
- Kota Banjar
- Kota Bekasi
- Kota Bogor
- Kota Cimahi
- Kota Cirebon
- Kota Depok
- Kota Sukabumi
- Kota Tasikmalaya
Berdasarkan sejarah, Bogor merupakan bumi prajurit karena menjadi pusat latihan. Karena itu, Kota Bogor juga dijuluki sebagai Kota Pembela Tanah Air (Peta). Ketika tentara Jepang hendak mulai dengan pendidikan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA), dimana dipilihnya tangsi/kesatrian dengan pertimbangan antara lain; lokasi yang strategis, benuk dan fasilitas yang tepat, udara yang sejuk, dan didukung oleh rakyat sekitarnya. Tempat inilah yang menjadi lokasi didirikannya monumen dan museum PETA sebagai tempat melestarikan sejarah PETA dan tempat mengenang para mantan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air yang telah tiada.
Dulunya, pusat latihan ini diberi nama Jawa Boei Giyugun Kanbu Kyo Iku Tai (Pusat Pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa). Untuk memberikan penghargaan kepada mantan-mantan tentara Peta yang sudah tiada dan guna melestarikan sejarah Peta serta bangunan sejarah, dibangunlah monumen dan Museum Peta pada 14 November 1993. Peletakan batu pertama dilakukan Wakil Presiden RI yang juga sesepuh Yapeta yaitu Umar Wirahadikusumah. Monumen dan Museum PETA ini diresmikan pada tanggal 18 Desember 1995 oleh H.M. Soeharto, mantan Presiden RI.
Untuk mencapai tempat yang menyimpan sejuta sejarah ini sangat mudah karena berada di pusat kota, tepatnya di Kompleks Pusdikzi TNI-AD, sekitar 500 meter dari Istana Bogor, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman No.35, Bogor, Jawa Barat.
Sumber : http://www.disparbud.jabarprov.go.id

Provinsi
